Loka Karya Mini Lintas Sektoral Tingkat Kecamatan Sayung

SAYUNG– Lokakarya Mini (lokmin) Kampung KB tingkat Kecamatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sayung, Demak, pada Rabu, 22 Juli 2020. Kegiatan yang difasilitasi oleh Balai Penyuluhan KB (BPKB) Kecamatan Sayung ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Pokja dari Kampung KB Kenanga Loireng dan Kampung KB Teles Bedono, Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa masing- masing, PPKBD setempat, serta turut mengundang perwakilan lintas sektor dari unsur Forkompincam, Dinpora, KUA, Puskesmas Sayung I dan II.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator BPKB Kecamatan Sayung Fatimah Nur Pratiwi, ST yang menyampaikan mengenai agenda Lokmin pada hari ini yaitu mendengarkan laporan perkembangan Kampung KB dari masing- masing Pokja untuk periode Januari – Juli 2020. Selain itu, perwakilan lintas sektor juga nantinya diminta untuk memberikan saran/masukan untuk kemajuan pengelolaan Kampung KB ke depannya. Berlanjut, sambutan dari Camat Sayung Sururi, SH, MH mengenai hakikat Kampung KB serta peran mitra lintas sektor, menandakan resmi dibukanya kegiatan Lokmin pada hari ini.

Memasuki inti acara, Kasi Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Bidang KB-KR Dinpermades P2KB Kab.Demak Bambang Prosidiantoro, SP selaku moderator pun mempersilahkan masing- masing perwakilan Kampung KB untuk menyampaikan paparannya. Didahului dengan pemaparan dari Kepala Desa Bedono Agus Salim, S.Pd.I, M.Pd.I yang menjelaskan mengenai potensi- potensi yang telah dikembangkan di Kampung KB Bedono dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Ia pun mengapresiasi Ketua Pokja Kampung KB Teles Bedono yang juga sebagai salah satu pegiat produksi UPPKS. Harapannya tentu, program Kampung KB ini tidak hanya berhenti pada pendirian Gapuranya saja, namun manfaat jangka panjangnya dapat benar- benar dirasakan oleh masyarakat setempat. Sementara itu, Ketua Pokja Kampung KB Kenanga Ghofar Ismail mewakili Desa Loireng menyampaikan perihal nama baru Kampung KB Kenanga serta restrukturisasi pengurus Pokja yang lebih produktif. Program kerja yang telah dirapikan dari 8 seksi Pokja juga turut disampaikan dihadapan peserta Lokmin. Adapun progres intervensi kegiatan seksi Pokja ini sebagian besar dilaporkan secara daring melalui website Kampung KB. Bahkan total laporan intervensi di website tersebut saat ini telah mencapai 108 kegiatan.

Sebagai penutup kegiatan, Bambang yang didampingi oleh Kasi Advokasi, KIE dan Penggerakan Bidang P2PP Drs. Ahlam Kamal, MM ini pun menjawab perihal kendala anggaran dalam pelaksanaan kegiatan Kampung KB, yang diakui cukup sulit dilakukan tanpa program pembinaan dan pendampingan dari Pemerintah. Menyikapi kondisi tersebut, Bambang pun mengajak Pokja Kampung KB bersinergi dengan Kepala Desa dan lebih jauh dengan Camat setempat sebagai pemangku kebijakan. Bersama- sama hal tersebut dapat disiasati dengan mencermati sumber- sumber anggaran lain. Apabila secara umum anggaran DD-ADD maupun APBDes tak mampu mengakomodir, maka perlu melihat peluang lain seperti pengajuan proposal program pada dinas- dinas yang terkait. Terakhir, ucapan terimakasih pun tak lupa disampaikan pada kedua Kampung KB di wilayah Kecamatan Sayung yang telah bekerja keras selama ini, hingga menunjukkan progres yang signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.